6 Kegiatan Detox Pikiran Sebelum Ujian

Sebelum ujian, enaknya kita bersihkan dulu pikiran dari berbagai hal negatif, biar proses belajar dan ujiannya pun bisa berjalan lancarrr!

 

1. Wajib tidur cukup

Menjelang ujian, umumnya kita justru sering mengorbankan waktu tidur demi belajar, padahal otak butuh banget tidur yang cukup untuk bisa menghilangkan semua ‘racun’ sehingga bisa berfungsi secara lebih maksimal. Memaksakan otak yang lelah apalagi dalam keadaan mengantuk untuk belajar enggak akan memberikan hasil yang positif. Tidur yang cukup juga cara terbaik mencegah otak untuk mengalami demensia, yaitu gelaja-gelaja penyakit otak yang memengaruhi cara berpikir dan kemampuan otak untuk melakukan pekerjaan sehari-hari.

Penelitian yang dilakukan oleh Univeristy of Wisconsin-Madison menemukan bahwa otak menimbun banyak protein (sampah) saat kita terbangun. Nah, saat tidur, otak beristirahat dan melepaskan cairan khusus untuk membersihkan ‘sampah’ itu sehingga membantu memperluas ruang antara sel otak. Jadi tidur yang cukup 7-8 jam sehari setidaknya 3-4 kali dalam seminggu, khususnya saat mejelang ujian.

 

2. Motivasi diri setiap pagi

Begitu terbangun oleh alarm jam atau alarm tubuh yang otomatis membangunkan kita, langsung bangun, jangan menundanya. Ini akan membuat pikiran dan tubuh jadi lebih segar. Setelah itu sempatkan 1 menit untuk meditasi ringan sambil mengatur nafas. Setelah itu berdiri sambil agak menghentakkan kaki ke lantai, berdiri di depan kaca, lalu ucapkan tiga kalimat yang bisa memotivasi diri.

Misalnya dua atau satu kalimat syukur atas apa yang kita dapatkan lalu kalimat penyemangat seperti “Hari ini pasti menyenangkan dan lebih seru!” atau lainnya. Hal ini akan memberikan kita energi positif sehingga pikiran jadi lebih terbuka dan tenang dalam menghadapi semua aktivitas kita hari itu yang mungkin saja akan sangat melelahkan. Pastikan juga kamu pakai Eskulin Dream Day, wanginya yang bikin kamu semangat dan terus positif sepanjang hari.

 

3. Konsumsi makanan yang bikin bahagia

Makanan manis seperti kue, es krim, cokelat atau jenis makanan manis lainnya bisa bikin mood dan pikiran jadi lebih rileks dan bahagia. Jadiii, saat menjelang ujian ada baiknya jangan terlalu membatasi diri soal makanan apalagi sampai diet.

Penelitian di Univeristy of Canterbury di Selaindia Baru membuktikan bahwa orang-orang yang berani menikmati makanan manis yang biasanya membuat mereka merasa bersalah justru merasa hidup sehat jadi lebih mudah daripada yang menahannya. Hal ini akhirnya memicu pikiran kita untuk lebih santai dan enggak stres. Tapi tentunya jangan jadi berlebihan dan malah bikin kita sakit, ya.

 

4. Menghindari orang-orang yang ‘menyebalkan’

Kadang kita sring dibikin kesal bahkan stres oleh orang-orang di sekitar yang menurut kita sikap atau sifatnya menyebalkan. Misalkan teman yang bermuka dua, yang suka banget memanfaatkan kita, yang clingy, atau yang super moody dan sering kali bikin kita jadi capek sendiri. Nah, menjelang ujian ada baiknya kita jaga jarak dulu dengan mereka. Biarkan pikiran kita merasa lebih santai dan segar dengan menjauh dari segala drama dan hal mumet yang biasanya mereka bawa. Dengan begitu emosi kita jadi lebih stabil, otak dan pikiran pun lebih segar dan tenang.

 

5. Pasang target yang realistis

Pasti kita tahu, dong, mana aja pelajaran yang kira-kira kita paling kuat dan paling lemah juga prediksi nilai atau sukses enggaknya dalam mengerjakan ujian pelajaran itu. Jadi, pasang target yang realistis sesuai dengan kemampuan kita. Enggak perlu memasang target pengin nilai yang sempurna, soalnya akan jadi beban berat yang ‘menghantui’ dan bikin stres sehingga malah gagal saat ujian.

Yang penting belajar dan kerjakan semaksimal mungkin. Begitu kita menerima kalau kita enggak mesti selalu sempurna dan sadar akan kemampuan diri kita, maka stres dan energi negatif yang ada di pikiran akan pergi, sehingga bisa lebih fokus dalam mengerjakan hal yang kita kerjakan.

 

6. Lupakan pengalaman buruk

Ujian terkadang jadi pengalaman yang enggak menyenangkan. Bisa karena dapat nilai jelek, tiba-tiba pikiran kosong saat mengerjakan padahal sudah belajar, kepergok nyontek sama guru atau lainnya. Secara enggak sadar pengalaman buruk itu tersimpan di memori otak dan kita karena cewek punya kecenderungan untuk kembali mengulang-ngulang mengingat memori itu saat akan menghadapi hal yang sama. Selanjutnya kita jadi cenderung menyalahkan diri sendiri dan menganggap kita enggak mampu atau akan gagal juga.

Nah, hal ini yang harus kita bersihkan dari pikiran kita. Sebelum memori pengalaman buruk itu kembali muncul dan bikin kita stres, kita harus bermain dengan pikiran kita dengan berani menghadapi dan menerimanya. Terima kalau kita salah dan bahwa itu enggak apa-apa karena kita bisa memperbaikinya sekarang.

Back
THE COMMENTS
LOVE & FRIENDSHIP
Pengin Jalan-Jalan Seru Tapi Hemat Bareng Squad? 5 Lokasi Ini Jawabannya
SCHOOL LIFE
Kuis Kepribadian: Seperti Pahlawan Wanita Indonesia Mana Sih, Kamu?
LIFESTYLE
Sosial Media dari tahun ke tahun. Mana aja yang pernah atau sedang kamu pakai?