Enggak Bisa Bersahabat Sama Semua Orang? Wajar, kok!

Rasanya senang banget kalau punya banyak teman. Kemana-mana bisa ngajak teman. Tapi kalau kita bukan tipe yang seperti itu gimana? Ketika kita merasa enggak bisa dengan mudahnya bersahabat sama semua orang, ini wajar kok! Simak alasannya, beib!

Kadang suka sirik sama orang yang bisa bersahabat dengan siapa aja. Baru kenalan beberapa hari terus udah akrab dan bisa jadi teman baik.  Sementara kita kalau punya sahabat bisa akrabnya butuh waktu lumayan lama. Enggak hanya itu, kalau dihitung-hitung jumlah sahabat kita pun enggak banyak. Duh, ada yang salah enggak sih sama kita?  

“Sebenarnya masalah pertemanan itu bukan sekadar soal kuantitas tapi juga kualitas. Karena setiap orang itu berbeda-beda. Punya karakter yang berbeda dan punya minat yang berbeda,” jelas Kasandra Putranto, psikolog dari Kasandra Assosiate.

 

1. Karakter unik

Dalam pertemanan yang  penting adalah gimana kita nyaman bersama dia. Rasa nyaman ini bisa terjadi karena kita punya beberapa kesamaan dengan sahabat. Yang paling gampang  adalah kesamaan minat. Karena dari kesamaan minat membuat kita gampang melakukan berbagai hal bersama-sama. Jadi kalau kita ingin menambah jumlah sahabat, enggak ada salahnya mulai mencari dari teman yang punya hobi yang sama. Kita bisa mulai bergabung dengan berbagai ekskul atau les-les diluar sekolah untuk menambah jaringan pertemenan.

Selain minat, karakter juga akan mempengaruhi pertemanan kita. Dan ini kadang enggak harus karakter kita sama persis dengan sahabat lho. Malah ada juga yang karakternya berbeda jauh tapi bisa saling melengkapi dan jadinya cocok. Dan ada beberapa orang yang punya karakter sangat terbuka dan punya minat yang luas sehingga dia mudah masuk dalam pertemanan dengan siapa saja.  Tapi perlu hati-hati juga, jangan sampai kita berpura-pura dengan sikap terbuka dan seolah-olah punya minat yang luas tapi ternyata kita enggak bisa jadi diri sendiri.

Barang kali  kita termasuk orang dengan karakter aneh atau weirds sehingga sulit punya banyak teman atau sahabat. Enggak perlu merasa sedih juga, sih. Karena itu yang membuat kita spesial dan berbeda dari orang lain. Kalau tujuan pertemanan hanya untuk membuat orang lain suka dan agar bisa diterima orang lain, pada akhirnya kita akan mengorbankan karakter  yang membuat kita spesial itu. Tetaplah jadi diri sendiri seberapa anehnya dimata orang banyak.

 

2. Bisa saling menghargai

Ada satu lagi hal yang penting dalam pertemanan. Yaitu saling menghargai dan berempati. “Sebenarnya dalam pertemanan itu ada prosesnya juga. Ada muncul perasaan suka dan enggak suka. Kalau suka akhirnya memang bisa berteman terus dan kalau enggak suka akhirnya pertemanan enggak bisa berlanjut. Dalam proses pertemanan ini juga dibutuhkan sikap saling menghargai dan berempati,” tambah Kasandra. 

Saling menghargai dan berempati ini perlu dua arah. Artinya, kita harus berempati dan menghargai teman kita dan sebaliknya teman kita pun berempati dan menghargai kita. Jangan hanya dia saja yang mau dituruti kemauannya tapi dia enggak mau berempati pada kebutuhan kita. Demi mendapatkan teman yang banyak kita terus berempati tapi teman kita enggak peduli sama kita, ya ngapain juga kan? 

 

3. Lebih baik berteman sedikit

Ada sebuah penelitian menarik soal pertemanan, nih. Prof Rhiannon Turner dan Queen’s University di Belfast dan Prof  Anna Madill dari Universty of Leeds melakukan survey pada pelajar umur 11 – 19 tahun. Dari hasil ini terbukti kalau persahabatan dalam kelompok atau punya geng tidak berpengaruh banyak dibandingkan hubungan persahabatan perorangan. Persahabatan perorangan terbukti lebih bisa membantu remaja menghadapi tantangan dan lebih sukses. Tuuh, jadi enggak perlu  sedih kalau teman kita sedikit. Yang penting adalah gimana ikatan kedekatan kita dengan sahabat.

 

4. Be friendly

Walau pun kita enggak bisa bersahabat  dengan semua orang tapi yang harus diingat adalah jangan judes apalagi bersikap memusuhi.  Andai kita berpapasan atau terpaksa harus berada dalam satu ruangan dengan orang yang enggak kita suka, ya kita harus tetap bersikap ramah. Pasti sih ada perasaan kagok atau enggak enak tapi kalau kita sudah melatih diri untuk tetap bersikap ramah, secara otomatis kita akan bisa kok. 

Jangan sampai teman yang kita enggak suka itu ngerasa kalau dia diasingkan atau kita cuekin  sementara kita bersikap baik pada teman-teman yang lain. Bersikap ramah dan baik pada teman atau orang yang kita suka itu pasti gampang, tapi bersikap ramah pada orang yang belum tentu kita suka itu baru bisa dibilang cewek hebat!

Back
THE COMMENTS
LOVE & FRIENDSHIP
5 Lagu dengan Tema Persahabatan yang Cocok Didengarkan Bareng Squad
SCHOOL LIFE
Ini Dia Akun-Akun Instagram yang Wajib Di-follow Pelajar: Bersosial Media Sambil Belajar
LIFESTYLE
Sosial Media dari tahun ke tahun. Mana aja yang pernah atau sedang kamu pakai?